Adab Makan dan Minum dalam Islam, Panduan Lengkap Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis

Bagikan :

Adab Makan dan Minum dalam Islam Islam mengatur seluruh aspek kehidupan seorang muslim, termasuk tata cara makan dan minum. Aktivitas yang tampak sederhana ini dapat bernilai ibadah apabila dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.

Adab makan dan minum bukan hanya mengajarkan sopan santun, tetapi juga membentuk rasa syukur kepada Allah, menjaga kesehatan, serta mencerminkan akhlak seorang muslim.

Dalam literatur fiqih Syafi’iyah, pembahasan mengenai adab makan termasuk bagian dari adab keseharian yang dianjurkan untuk diamalkan oleh setiap muslim.

Dalil Al-Qur’an Tentang Makan dan Minum Allah Ta’ala berfirman:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ ﴾

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.”

Hadis Tentang Membaca Basmalah Sebelum Makan Rasulullah ﷺ bersabda:

يَا غُلَامُ، سَمِّ اللَّهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

Artinya:

“Wahai anak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari makanan yang ada di dekatmu.”

Referensi Hadis:

Shahih Al-Bukhari, Kitab Al-Ath’imah.

Shahih Muslim, Kitab Al-Asyribah.

Derajat: Shahih (Muttafaq ‘Alaih).

Adab Makan dalam Islam

  1. Membaca Basmalah Mengawali makan dengan membaca “Bismillah” merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ

Artinya:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah.”

Referensi:

HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi.

Derajat: Hasan Sahih.

  1. Menggunakan Tangan Kanan Islam menganjurkan makan menggunakan tangan kanan sebagai bentuk penghormatan terhadap nikmat Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ

Artinya:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan maka makanlah dengan tangan kanan, dan apabila minum maka minumlah dengan tangan kanan.”

Referensi:

HR. Muslim.

Derajat: Shahih.

  1. Makan dari Bagian Terdekat Rasulullah ﷺ mengajarkan agar tidak mengambil makanan dari bagian yang jauh ketika makan bersama.

Hal ini bertujuan menjaga sopan santun dan menghormati orang lain.

Dalilnya sebagaimana hadis:

وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

Artinya:

“Makanlah dari makanan yang berada di dekatmu.”

Referensi:

HR. Bukhari dan Muslim.

  1. Tidak Berlebihan Allah Ta’ala berfirman:

﴿ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ ﴾

Artinya:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Referensi:

QS. Al-A’raf ayat 31.

  1. Tidak Mencela Makanan Rasulullah ﷺ tidak pernah mencela makanan.

Apabila beliau menyukai suatu makanan, beliau memakannya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya tanpa mencela.

Dalil:

مَا عَابَ النَّبِيُّ ﷺ طَعَامًا قَطُّ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ، وَإِلَّا تَرَكَهُ

Artinya:

“Rasulullah ﷺ tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika beliau menyukainya, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya.”

Referensi:

HR. Al-Bukhari dan Muslim.

Derajat: Shahih.

Adab Minum dalam Islam Minum dengan Duduk Rasulullah ﷺ lebih sering minum sambil duduk.

Beliau bersabda:

لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدُكُمْ قَائِمًا

Artinya:

“Janganlah salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri.”

Referensi:

HR. Muslim.

Derajat: Shahih.

Minum Tiga Kali Tegukan Rasulullah ﷺ mencontohkan minum dalam tiga kali tegukan.

Dalam hadis disebutkan:

كَانَ يَتَنَفَّسُ فِي الشَّرَابِ ثَلَاثًا

Artinya:

“Beliau minum dengan tiga kali tarikan napas (di luar wadah minum).”

Referensi:

HR. Al-Bukhari dan Muslim.

Derajat: Shahih.

Mengakhiri Makan dengan Bersyukur Setelah selesai makan, seorang muslim dianjurkan memuji Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا وَيَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا

Artinya:

“Sesungguhnya Allah ridha kepada seorang hamba yang setelah makan atau minum kemudian memuji-Nya.”

Referensi:

HR. Muslim.

Derajat: Shahih.

Hikmah Menerapkan Adab Makan dan Minum Mengamalkan adab makan dan minum memberikan banyak manfaat, di antaranya:

Meneladani sunnah Rasulullah ﷺ.

Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah.

Menjaga kesehatan dan kebersihan.

Melatih kesopanan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjadikan aktivitas makan bernilai ibadah.

Kesimpulan Adab makan dan minum merupakan bagian dari ajaran Islam yang sempurna. Seorang muslim dianjurkan memulai makan dengan menyebut nama Allah, menggunakan tangan kanan, makan secukupnya, tidak mencela makanan, serta mengakhiri dengan memuji Allah. Semua tuntunan tersebut bersumber dari Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih serta dijelaskan dalam kitab-kitab fiqih yang menjadi rujukan ulama, sehingga layak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Categories