Setiap pagi, suasana pesantren diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Para santri yatim dan dhuafa duduk bersahaja, membuka mushaf dengan penuh khidmat, mengawali hari mereka bersama kalamullah. Di tengah keterbatasan, semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an tak pernah surut.
Rutinitas sederhana ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan ikhtiar menanamkan cahaya iman sejak fajar menyingsing. Dari ayat-ayat yang dibaca, mereka menggantungkan harapan, membentuk akhlak, dan menyiapkan langkah untuk menjemput masa depan yang lebih baik dengan ridha Allah.
https://www.instagram.com/reel/DSln_BPATuW/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==


